Agus Candra Kurniawan

Wisata Paralayang Batu



Wisata Paralayang Batu - Wisata Paralayang atau juga disebut dengan Paragliding adalah satu dari banyak objek wisata terkenal di Kota Batu. Entah berantah mengapa mereka senang untuk berlibur di wisata ini yang jelas dengan kenikmatan kesejukan di kota dingin ini membuat pengunjung sangat betah, tak luput juga dengan salah satu olahraga menantang parasut jika anda benar-benar ingin berani mencoba olahraga ini. Panorama alam yang memang tak habis di Kota Batu yang sejuk ini memang sungguh menakjubkan untuk kita kunjungi setiap waktu.

Wisata Paralayang Batu terdapat pada Puncak Gunung yang lumayan dekat dengan pusat kota dan perbelanjaan, kurang lebih sekitar 3-5Kilometer dari lokasi tsb. Lambat tahun tempat ini semakin terkenal sejak ada acara Batu Open Paragliding pada tahun 2011 yang lalu. Berbagai ajang dilakukan termasuk ajang terjun payung yang banyak di ikuti oleh atlet-atlet dari dalam negeri maupun luar negeri.

Aktivitas di Paralayang Batu

Omah Kayu

Tahukah Anda sebelumnya atau mungkin pernah mendengar wisata omah kayu? Ya, Paralayang Kota Batu terus berbenah dari beragam fasilitas yang telah disediakan dari objek wisata ini. Bertemakan natural/alam alam, wisatawan akan dimanjankan dengan melihat dan dapat berfoto-foto dengan background pemandangan. Tak itu juga wisata lain disamping larayang itu adalah omah kayu dan taman langit atau bahasa inggrisnya sky city park. Langkanya wisata ini meski berbeda tempat yang terpisah namun membuat daya tariknya yang semakin tinggi dan mempesona.

Omah Kayu
Omah Kayu
Omah kayu juga menyediakan penginapan untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana bermalam di rumah yang diatas pohon ini. Memang, diutamakan adalah wisatawan yang berasal dari luar kota disarankan menginap di Omah Kayu ini. Disamping itu Sunrise dan Sunsite di Paralayang merupakan salah pemandangan yang terbaik di Malang Raya. dengan Anda bermalam disini, anda bisa lebih dimanjakan dengan penginapan yang harganya sangat terjangkau sekali berkisar 350ribu - 450ribu (bergantung hari biasa atau hari libur)

Wisata Paralayang
Wisata Paralayang

Harga Tiket Masuk Wisata Paralayang Batu

HTM Wisata Paralayang Batu antara Rp 10.000 – Rp 15.000.

Fasilitas Wisata Paralayang Batu

Penginapan: Tersedia penginapan Omah Kayu yang sangat bagus
Kios Makanan : Banyak kios makanan di lokasi wisata
Mushola : Fasilitas ibadah bisa didapati di dekat lahan parkir
Tempat Parkir : Tersedia lahan parkir yang cukup luas
Toilet : Tersedia toilet yang bersih di lokasi wisata

Alamat, Rute & Jam Buka

Beberapa tempat wisata di Batu letaknya cukup dekat dengan pusat kota atau alun-alun Kota Batu. Jadi, akses terbaik ke Wisata Paralayang adalah melalui Kota Batu. Dari Alun-alun Kota Batu, melanjutkan perjalanan ke arah Pujon yang akan melewati kawasan Wisata Payung dan pintu masuk Air Terjun Coban Rondo. Ikuti terus jalan tersebut hingga sampai pada pertigaan. Jika kekiri ke arah Pujon, sementara arah kanan menuju ke Gunung Banyak. Kurang lebih 100 meter dari pertigaan tadi, Anda bisa belok kiri untuk menuju ke Paralayang. Ikuti terus jalan perdesaan tersebut (Tersedia banyak petunjuk arah) hingga sampai ke Pintu Masuk Wisata ParaLayang.

Sementara itu, bagi pembaca yang berangkat dari arah Kediri atau Jombang, bisa meneruskan perjalanan ke Ngantang dan Pujon, melanjutkan kearah Batu hingga sampai ke pertigaan sebelum pertigaan Pintu Masuk Coban Rondo. Tenang saja, banyak papan penunjuk jalan. Di pertigaan yang dimaksud, lurus saja sekitar 100 meter dan belok kiri. Kemudian ikuti saja jalan pedesaan hingga sampai ke Pintu Masuk Paralayang

Jam Buka Sabtu – Minggu buka 24 jam. Selain hari tersebut buka mulai jam 7 pagi hingga jam 5 sore
Alamat Jl. Songgokerto, Songgokerto, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65312



Demikian ulasan kami dari KeMalangAja.Com seputar Wisata Paralayang Batu Jawa Timur, Kami tunggu liburan Anda di Kota Malang dan Kota Batu ya. (nn)

Tentang KeMalangAja.Com -

Ingin mengembangkan sebuah website yang mampu mengeksplorasi potensi daerah dan meng-ekspose budaya khas masyarakat di Indonesia khususnya di daerah Malang. Impian besar ini digagas dalam menyambut MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) atau pasar bebas. Selengkapnya »

Langganan Gratis Artikel via Email :