Agus Candra Kurniawan

Pesan Mendalam di Balik Balaikota, Bunga Teratai, dan Tugu Kota Malang



Pesan Mendalam di Balik Balaikota, Bunga Teratai, dan Tugu Kota Malang - Oya KeMalangAja.com - Assalamualaikum kera-kera....! yaps, ayas kembali lagi nih memberikan berita baru mengenai Malang. Malang kota indah, yang mempunyai sejuta pesona alam dan bangunannnya. Tidak hanya itu juga, Malang memiliki sejarah penting dalam peradaban Indonesia. Kali ini nih, ayas mau ngebahas tentang Balkot alias Balai Kota... ada yang tau? Hehem... kalau umak-umak semua sudah tau mengenai Balkot kenapa masih mau dibahas ya?  Hehe, ayas tau, umak-umak sudah ngerti Balkot, tapi apa ada yang tau Balkot adalah tempat bersejarah?... nah, kalau belum tau, ayas mau kasih tau nih tentang seputar Balkot. Ada apa dengan Balkot?

Balai Kota Malang merupakan bangunan kuno bersejarah di kota Malang. Banyak yang menyebutkan bahwa awal kehancuran kota Malang dirancang dan dibangun pemerintah, terjadi pada saat agresi ke dua sekitar tahun 1948. Kota yang tertata rapi dengan hiasan taman dan bunga akhirnya hancur setelah peperangan. Bahkan nih pada awal abad ke-20, kota Malang sering disebut sebagai kota musim bunga bagi orang Eropa. Nah, setelah kehancuran itu, berdirilah Gedung Balai Kota. Gedung Balai Kota adalah salah satu gedung berarsitektur kolonial Belanda yang terletak di lingkaran jalan Tugu Malang dan merupakan gedung peninggalan Belanda. Gedung ini merupakan jantung kota Malang shobat-shobat.



Bangunan Balai Kota terdiri dari dua lantai shobat. Orientesi bangunannya menghadap utara-selatan. Di depan Balkot terdapat taman tugu, yang mempercantik gedung itu. Akan tetapi, tugu yang saat ini menjadi simbol kota Malang itu dulunya masih belum ada. Ternyata shobat, monumen tugu itu yang berdiri tegak, kokoh di tengah memiliki makna tersendiri yakni pada pucuk monumen yang berbentuk bambu tajam berarti bahwa senjata inilah yang pertama kali digunakan bangsa Indonesia untu melawan tentara Belanda untuk merebut kemerdekaan. Rantai yang menggambarkan kesatuan rakyat indonesia yang sangat menyatu dan tidak dapat dipisahkan. Tangga yang berbentuk 4 dan 5 sudut, bintang yang mempunyai 8 tingkat dan 17 pondasi, jadi melambangkan tanggal bersejarah Indonesia yaitu 17 Agustus 1945. Dan bunga teratai di sekitar monumen yang berwarna putih dan merah melambangkan keberanian dam kesucian sesuai bendera Indonesia. Begitu shobat, maknanya....

Tidak hanya makna itu shobat, Monumen tersebut itu juga melambangkan pusat untuk kelima penjuru arah. Kenapa lima penjuru arah? Kenapa tidak tujuh atau sepuluh? Yaps, lagi-lagi ini berkaitan dengan agama, tepatnya agama islam. Maksudnya?.... Yaps, ayas jelaskan yak.... islam sangat mempengaruhi perkembangan Malang pada saat ini, oleh sebab itu, bukan secara tidak sengaja Balkot di kelilingi 5 penjuru arah. 5 penjuru arah tersebut mempunyai makna sangat erat dalam islam. Untuk menjadi islam yang sempurna kita harus memiliki 5 pilar yaitu rukun islam. 5 Rukun islam adalah, membaca kalimat syahadat, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa, dan menunaikan ibadah haji. Tugu itu juga melambangkan alif, dimana alif adalah salah satu huruf hijaiyah Allah. Jadi, untuk menuju ke tugu tersebut yang bermakna Allah, maka perlu lewat 5 penjuru arah tersebut yaitu 5 Rukun Islam.

Nah, itu tuh shobat, sudah tau kan ada apa dengan Balkot? Ternyata banyak maknanya ya... ternyata, balkot memliki makna yang luar biasa. Tempat yang selalu mengingatkan kita pada sang pencipta Allah SWT. yaps, itu saja dari ayas, semoga bermanfaat yak,...(ilh)

Tentang KeMalangAja.Com -

Ingin mengembangkan sebuah website yang mampu mengeksplorasi potensi daerah dan meng-ekspose budaya khas masyarakat di Indonesia khususnya di daerah Malang. Impian besar ini digagas dalam menyambut MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) atau pasar bebas. Selengkapnya »

Langganan Gratis Artikel via Email :