Type something and hit enter

By
Assalamualaikum sobat KeMalangAja.Com! Gema takbir yang terngiang-ngiang dari segala penjuru tentu sudah tak asing lagi kita dengar bukan? Apalagi untuk kalian yang berada di kawasan Malang pasti mau tak mau turut serta dalam memeriahkan malam kemenangan ini. Bagaimana tidak? Ramainya malam takbir tentu sangat berbeda dengan malam-malam lainnya. Baik kawasan Malang kota maupun Malang kabupaten memiliki cara unik tersendiri dalam memeriahkan malam kemenangan ini. Nah, kali ini kami akan bagikan cerita seru menghabiskan malam takbir di pusat kota Malang khususnya kawasan Alun-Alun!

1. Penuhnya Masjid Jami’ Kota Malang Terlepas dari Fakta-Fakta Menariknya

Tidak Hanya Masjid Jami’ Penuh, Alun-Alun Kota Malang pun Ramai Gema Takbir!

Salah satu pemandangan yang pasti terlihat ketika malam takbir tentu penuhnya masjid-masjid di berbagai wilayah. Nah salah satu masjid yang berada di pusat kota Malang ini selalu kebanjiran pengunjung ketika malam takbir guys! Bagi kalian yang tinggal di Malang tetapi tidak ada sanak saudara atau kerabat yang dapat diajak menghabiskan malam takbir bersama, maka kalian gak perlu khawatir! Datang saja ke masjid Jami’ Malang maka kalian tidak akan deh merasa sendirian bahkan kesepian. But guys, terlepas dari ramainya pengunjung, kami juga akan bagikan 2 fakta menarik tentang masjid jami’ yang mungkin saja belum kalian ketahui. Then check it out now!

Pembangunan masjid yang memakan waktu kurang lebih 13 tahun 

Tentu kita tahu kalau yang namanya pembangunan memang sewajarnya memakan waktu yang cukup lama. Apalagi untuk pembangunan skala besar. Tapi tahukah kalian, untuk pembangunan masjid jami’ kurang lebih sampai memakan waktu 13 tahun guys! Kabarnya masjid jami’ ini awal dibangun pada tahun 1890 dan selesai pada tahun 1903. Nah loh, sudah pada lahir gak tuh kalian?

Kolaborasi Arab-Jawa 

Yak fakta berikutnya yaitu masjid jami’ ini berdiri dengan adanya kolaborasi Arab-Jawa. Jadi bukan hanya melulu soal lagu saja nih guys yang bisa dikolaborasikan. Bahkan masjid jami’ ini juga merupakan kolaborasi atau tepatnya perpaduan dua gaya yakni gaya Arab dan gaya Jawa. Kalau kalian bertanya-tanya mana yang gaya Arab dan mana yang gaya Jawa maka langsung datang saja ke masjid jami’ nanti pasti akan kalian temukan sendiri deh bedanya!

2. Serunya Malam Takbir di Alun-Alun Kota Malang 

malam takbiran di kota malang
malam takbiran di kota malang
Selain masjid jami’ serunya malam takbir juga terjadi di alun-alun kota Malang guys. Bagi kalian yang suka dengan keramaian yang tidak biasa, maka alun-alun Malang inilah solusinya. Di sini selain menikmati keindahan gema takbir kalian juga bisa menikmati keindahan lainnya loh. Kembang api? Bermain kembang api di malam takbir tentu sudah menjadi hal yang biasa dilakukan orang pada umumnya bukan? Tetapi bagaimana jika kembang api dinyalakan oleh banyak orang disaat yang bersamaan? Tentu sensasinya akan jauh berbeda. Malam takbir di alun-alun kota Malang ini secara tidak langsung akan menyuguhkan keindahan malam yang terhitung luar biasa guys. Suasana dingin dengan angin yang berhembus semilir menyapa badan kita serta nikmatnya jajanan yang dijual di sekitar alun-alun kota Malang. Bisa kalian bayangkankah keindahan dan kenyamanannya?

alun alun malam malam takbiran
alun alun malam malam takbiran

Jadi setelah kalian mengetahui asyiknya dan serunya menghabiskan malam takbir di kawasan alun-alun Malang, timbulkah keinginan kalian untuk datang dan merasakan sensasinya secara langsung? Kalau iya, maka kami akan berikan tips ringan bagi kalian yang berencana menghabiskan malam takbir di alun-alun kota Malang. Tips sederhana yang pertama nih:

1) Usahakan untuk datang lebih siang/ tidak terlalu malam. Jangan sampai kalian menghabiskan malam kalian di tengah kemacetan kota guys.
2) Jaga baik-baik barang bawaan kalian. Meskipun malam takbir merupakan malam kemenangan bagi umat muslim yang telah menjalani puasa di bulan Ramadhan yang notabene seharusnya umat muslim sudah bisa menahan segala hawa nafsu baik salah satunya nafsu mencuri, tetapi yang namanya manusia tentu ada satu dua yang berbeda dong.

 “Ingat! Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya. Tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah!”

Click to comment